Cara Ternak Burung Parkit Sukses Untuk Pemula

Cara Ternak Burung Parkit Sukses Untuk Pemula

Smallest Font
Largest Font

Cara ternak burung parkit menjadi pilihan menarik bagi para penghobi unggas karena burung ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan proses reproduksi yang relatif cepat. Spesies Melopsittacus undulatus atau yang lebih dikenal dengan nama parkit australia merupakan burung cerdas yang sangat populer di pasar burung Indonesia. Memahami teknik penangkaran yang tepat sangat krusial untuk memastikan keberhasilan dalam menghasilkan keturunan berkualitas tinggi dan sehat secara genetik. Dalam panduan mendalam ini, kita akan mengeksplorasi secara teknis langkah demi langkah mengelola peternakan parkit mulai dari persiapan hingga masa panen piyik.

Persiapan Kandang dan Lingkungan Penangkaran

Langkah awal dalam cara ternak burung parkit adalah menentukan model kandang yang sesuai dengan luas lahan dan tujuan budidaya Anda. Terdapat dua metode utama yaitu sistem kandang koloni dan kandang baterai (soliter). Kandang koloni memungkinkan burung untuk berinteraksi sosial secara alami, namun kandang baterai memberikan kontrol lebih baik terhadap silsilah genetika indukan.

kandang koloni burung parkit
Model kandang koloni yang ideal untuk budidaya burung parkit dalam skala besar.

Kandang yang ideal harus memiliki ventilasi udara yang baik namun terhindar dari tiupan angin kencang secara langsung. Pastikan lokasi kandang mendapatkan sinar matahari pagi yang cukup untuk membantu metabolisme kalsium melalui vitamin D alami. Beberapa perlengkapan wajib yang harus ada di dalam kandang meliputi:

  • Tangkringan Kayu: Gunakan dahan pohon alami yang memiliki diameter bervariasi untuk melatih otot kaki burung.
  • Wadah Pakan dan Minum: Tempatkan di posisi yang mudah dijangkau namun jauh dari jangkauan kotoran.
  • Glodok Kayu: Kotak sarang ini menjadi tempat utama bagi parkit untuk bertelur dan mengerami.
  • Bak Mandi: Parkit sangat menyukai kebersihan dan mandi secara teratur.

Seleksi Indukan Parkit Berkualitas Unggul

Kesuksesan dalam cara ternak burung parkit sangat bergantung pada kualitas genetik indukan yang Anda pilih. Memilih burung yang sehat secara fisik dan memiliki mental yang stabil adalah syarat mutlak. Indukan jantan biasanya memiliki warna cere (hidung) biru tua yang mengkilap, sementara betina memiliki cere berwarna cokelat atau krem saat memasuki masa birahi.

induk burung parkit siapan
Indukan parkit yang siap kawin memiliki ciri fisik yang bugar dan warna cere yang tegas.

Usia ideal untuk mulai ditangkarkan adalah sekitar 8 hingga 12 bulan. Pada usia ini, organ reproduksi parkit sudah matang sempurna sehingga risiko kegagalan telur (egg binding) dapat diminimalisir. Pastikan burung tidak memiliki cacat fisik pada kaki dan sayap, serta memiliki mata yang jernih dan bulu yang bersih tidak kusam.

Membedakan Jenis Kelamin Secara Akurat

Bagi pemula, membedakan jantan dan betina bisa menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan memperhatikan area hidung di atas paruh, Anda dapat menentukannya dengan mudah. Parkit jantan memiliki cere berwarna biru cerah atau ungu pada usia muda, sedangkan parkit betina memiliki cere putih kebiruan saat muda yang akan berubah menjadi cokelat tebal saat siap bereproduksi. Entitas utama dalam proses ini adalah memastikan pasangan yang serasi dan tidak memiliki hubungan darah yang terlalu dekat (inbreeding).

Manajemen Nutrisi dan Pakan Harian

Pemberian pakan yang kaya akan nutrisi merupakan faktor penentu produktivitas telur. Dalam cara ternak burung parkit, milet putih dan merah menjadi pakan dasar yang wajib disediakan. Namun, biji-bijian saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan mineral selama masa bertelur.

Berikut adalah daftar pakan tambahan (Extra Fooding) yang disarankan:

  • Jagung Muda: Sumber energi dan vitamin yang sangat disukai parkit.
  • Sayuran Hijau: Sawi putih, kangkung, atau brokoli untuk asupan serat dan antioksidan.
  • Tulang Sotong: Sumber kalsium utama untuk pembentukan cangkang telur yang kuat.
  • Biji Kenari (Canary Seed): Membantu meningkatkan stamina indukan selama proses perkawinan.
"Keseimbangan antara makronutrien dan mikronutrien pada pakan adalah fondasi utama dalam mencegah kematian piyik di dalam sarang dan memastikan indukan tidak mudah stres." - Pakar Ornitologi.

Proses Perkawinan dan Masa Pengeraman

Setelah indukan dimasukkan ke dalam kandang yang sama, proses penjodohan biasanya berlangsung selama 1-2 minggu. Tanda bahwa pasangan telah berjodoh adalah mereka sering melakukan aktivitas allopreening atau saling menyisir bulu dan saling meloloh pakan. Jika sudah terlihat memasuki glodok kayu secara intens, itu menandakan proses bertelur akan segera dimulai.

sarang glodok parkit
Persiapan kotak sarang glodok yang nyaman sangat menentukan keberhasilan penetasan telur.

Rata-rata parkit akan bertelur sebanyak 4 hingga 8 butir dalam satu siklus. Masa pengeraman berlangsung selama 18-21 hari. Selama periode ini, sangat disarankan untuk tidak terlalu sering membuka kotak sarang agar induk betina tidak merasa terancam dan membuang telurnya. Suhu ruangan harus dijaga agar tetap stabil dan lingkungan sekitar tetap tenang dari kebisingan yang ekstrem.

Perawatan Piyik dan Manajemen Kesehatan

Piyik yang baru menetas tidak memiliki bulu dan sangat bergantung pada panas tubuh induknya. Peran peternak dalam cara ternak burung parkit pada tahap ini adalah memastikan stok pakan lunak selalu tersedia agar indukan dapat meloloh anaknya dengan mudah. Jika indukan tidak mau meloloh, Anda harus melakukan teknik hand-feeding menggunakan bubur khusus burung.

Kebersihan kandang harus ditingkatkan untuk mencegah serangan parasit seperti kutu burung dan tungau merah. Gunakan disinfektan alami yang aman bagi unggas secara rutin setiap satu minggu sekali. Jika ditemukan burung yang menunjukkan gejala lesu, sayap menggantung, atau kotoran berair, segera lakukan isolasi untuk mencegah penularan penyakit di dalam koloni.

Kesimpulan

Menerapkan cara ternak burung parkit dengan konsistensi dan manajemen yang baik akan memberikan hasil yang memuaskan bagi para peternak. Kunci utamanya terletak pada pemilihan indukan berkualitas, pemberian nutrisi yang seimbang, serta menjaga kebersihan lingkungan kandang. Dengan memahami biologi dan karakter burung parkit secara mendalam, Anda dapat membangun penangkaran yang produktif dan menguntungkan dalam jangka panjang. Selalu pantau perkembangan setiap periode produksi untuk melakukan evaluasi dan perbaikan pada siklus ternak berikutnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow