Contoh Paklaring Perusahaan yang Resmi dan Cara Membuatnya
Mengetahui contoh paklaring perusahaan yang benar merupakan hal krusial bagi setiap pekerja yang berencana untuk mengundurkan diri atau mencari tantangan baru di tempat lain. Paklaring, atau yang sering disebut sebagai surat keterangan kerja, adalah dokumen legal yang diterbitkan oleh pihak pemberi kerja untuk memberikan apresiasi sekaligus bukti formal atas masa bakti seorang karyawan. Tanpa dokumen ini, seorang profesional sering kali mengalami kendala saat ingin melamar posisi strategis di perusahaan multinasional atau ketika berurusan dengan birokrasi perbankan dan asuransi sosial.
Dalam ekosistem dunia kerja modern, paklaring bukan sekadar formalitas administratif. Dokumen ini mencerminkan rekam jejak, kompetensi, dan integritas seseorang selama menjabat di posisi tertentu. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami bagaimana struktur yang benar, apa saja informasi yang wajib dicantumkan, hingga fungsi krusialnya bagi masa depan karir Anda. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai seluk-beluk paklaring lengkap dengan contoh-contoh yang bisa dijadikan referensi valid.
Apa Itu Paklaring Perusahaan?
Secara etimologi, istilah paklaring berasal dari bahasa Belanda verklaring yang berarti pernyataan atau keterangan. Di Indonesia, contoh paklaring perusahaan merujuk pada Surat Keterangan Kerja atau Surat Referensi Kerja. Dokumen ini secara resmi menyatakan bahwa seseorang pernah bekerja di perusahaan tersebut dalam kurun waktu tertentu, lengkap dengan rincian jabatan dan perilaku kerja yang bersangkutan.
Sesuai dengan Pasal 1602z Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPer), pengusaha atau pemberi kerja wajib memberikan surat keterangan tentang pekerjaan yang dilakukan oleh buruh atau karyawan apabila diminta. Dokumen ini menjadi hak bagi karyawan yang telah menyelesaikan kewajibannya dengan baik (tanpa catatan pelanggaran berat yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja secara tidak hormat).

Fungsi Utama Paklaring bagi Karyawan
Memiliki contoh paklaring perusahaan yang sah memberikan banyak kemudahan bagi seorang individu. Berikut adalah beberapa fungsi utama mengapa Anda wajib meminta dokumen ini sebelum benar-benar meninggalkan kantor lama:
- Melamar Pekerjaan Baru: Perusahaan bonafide biasanya mewajibkan adanya paklaring sebagai bukti validitas pengalaman kerja yang tertulis di dalam CV.
- Klaim Jaminan Hari Tua (JHT) BPJS Ketenagakerjaan: Ini adalah fungsi yang paling sering dicari. Syarat utama mencairkan dana JHT 100% adalah dengan melampirkan fotokopi paklaring yang telah dilegalisir atau asli.
- Pengajuan Pinjaman Bank (Kredit): Saat Anda ingin mengajukan KPR, KKB, atau KTA, pihak bank membutuhkan paklaring untuk memastikan bahwa Anda memiliki penghasilan tetap dan rekam jejak profesional yang stabil.
- Persyaratan Beasiswa: Beberapa beasiswa luar negeri tingkat lanjut (Master atau PhD) mewajibkan pelamar melampirkan surat referensi kerja untuk menilai kapasitas kepemimpinan dan pengalaman di lapangan.
Syarat Mendapatkan Surat Paklaring
Meskipun paklaring adalah hak karyawan, perusahaan biasanya menetapkan prosedur internal tertentu sebelum menerbitkannya. Berikut adalah syarat umum yang harus dipenuhi:
- Resign Secara Terhormat: Karyawan harus melakukan pengunduran diri sesuai prosedur (seperti one month notice) dan tidak meninggalkan perusahaan dalam kondisi bermasalah.
- Minimal Masa Kerja: Umumnya, perusahaan hanya memberikan paklaring bagi karyawan yang telah bekerja minimal 1 tahun atau telah menyelesaikan masa kontrak/probation dengan baik.
- Menyelesaikan Employee Clearance: Semua aset perusahaan seperti laptop, ID card, dan dokumen rahasia harus sudah dikembalikan. Selain itu, tanggung jawab pekerjaan harus sudah diserahterimakan (handover) secara tuntas.
| Aspek | Paklaring (Surat Pengalaman) | Surat Keterangan Kerja (Aktif) |
|---|---|---|
| Status Karyawan | Sudah tidak bekerja (Resign/PHK) | Masih bekerja aktif |
| Tujuan Utama | Klaim BPJS, Melamar Kerja, Referensi | Buka Rekening, Paspor, Visa |
| Masa Berlaku | Selamanya sebagai bukti sejarah | Terbatas (biasanya 1-3 bulan) |
| Isi Konten | Pencapaian dan perilaku kerja | Status jabatan dan gaji saat ini |
Struktur dan Contoh Paklaring Perusahaan yang Benar
Sebuah contoh paklaring perusahaan yang profesional harus mengandung elemen-elemen berikut agar diakui oleh instansi lain:
- Kop Surat Resmi: Harus mencantumkan logo, nama perusahaan, alamat, dan nomor telepon yang bisa dihubungi.
- Judul Dokumen: Ditulis jelas sebagai "Surat Keterangan Kerja" atau "Surat Pengalaman Kerja".
- Nomor Surat: Sesuai dengan sistem penomoran arsip di departemen HRD.
- Identitas Karyawan: Nama lengkap, NIK (Nomor Induk Karyawan), dan jabatan terakhir.
- Durasi Kerja: Tanggal mulai bergabung hingga tanggal efektif berhenti bekerja.
- Deskripsi Penilaian: Kalimat yang menyatakan kinerja karyawan (misal: sangat baik, berintegritas, dsb).
- Tanda Tangan dan Stempel: Biasanya ditandatangani oleh HR Manager atau Direktur Operasional.

Contoh Teks Paklaring Standar (Bahasa Indonesia)
SURAT KETERANGAN KERJA
Nomor: 123/HRD-SKK/XII/2023
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama: Ahmad Subarjo
Jabatan: HR Manager PT Jaya Sentosa Utama
Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa:
Nama: Siti Aminah
Jabatan Terakhir: Senior Marketing Executive
Telah bekerja pada PT Jaya Sentosa Utama terhitung sejak tanggal 10 Januari 2019 hingga 30 November 2023. Selama masa kerjanya, Saudari Siti Aminah telah menunjukkan dedikasi, loyalitas, dan tanggung jawab yang sangat baik bagi perusahaan. Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang diberikan dan mendoakan kesuksesan untuk karir selanjutnya.
Jakarta, 1 Desember 2023
(Tanda Tangan & Stempel)
Ahmad Subarjo
Cara Mengurus Paklaring yang Hilang
Banyak pekerja yang baru menyadari pentingnya paklaring beberapa tahun setelah mereka resign, namun dokumen tersebut hilang atau terselip. Jika hal ini terjadi, jangan panik. Langkah yang bisa Anda lakukan adalah:
- Menghubungi HRD Perusahaan Lama: Mintalah salinan digital atau fisik dengan menjelaskan alasan kehilangan (misal: untuk klaim BPJS).
- Surat Pernyataan Kehilangan: Jika perusahaan sudah tutup, Anda mungkin memerlukan surat kehilangan dari kepolisian sebagai lampiran alternatif untuk klaim asuransi sosial.
- Menggunakan Dokumen Pendukung: Sertakan kontrak kerja asli atau slip gaji terakhir sebagai bukti pendukung bahwa Anda pernah bekerja di sana jika perusahaan lama sulit dihubungi.

Kesimpulan
Memahami contoh paklaring perusahaan adalah langkah awal yang cerdas dalam mengelola administrasi karir Anda. Dokumen ini bukan hanya sekadar kertas perpisahan, melainkan aset berharga yang membuka pintu peluang kerja baru dan menjamin hak-hak finansial Anda di masa tua. Pastikan sebelum Anda melakukan last day di kantor, dokumen ini sudah di tangan dengan data yang akurat dan tanda tangan yang sah.
Simpanlah paklaring Anda dalam bentuk fisik yang rapi serta salinan digital (scan PDF) di penyimpanan awan agar mudah diakses kapan saja. Dengan memiliki rekam jejak profesional yang terdokumentasi dengan baik, kredibilitas Anda di mata perekrut dan lembaga keuangan akan semakin tinggi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow