Contoh Akta Pendirian Perusahaan PT Terbaru 2024

Contoh Akta Pendirian Perusahaan PT Terbaru 2024

Smallest Font
Largest Font

Memahami contoh akta pendirian perusahaan merupakan langkah awal yang sangat krusial bagi setiap pengusaha yang ingin melegalkan bisnis mereka di Indonesia. Dokumen ini bukan sekadar lembaran kertas, melainkan bukti otentik mengenai keberadaan sebuah badan hukum yang diakui oleh negara. Dalam konteks Perseroan Terbatas (PT), akta ini berfungsi sebagai anggaran dasar yang mengatur hak, kewajiban, dan batasan operasional perusahaan.

Setiap entitas bisnis yang ingin memiliki kredibilitas di mata investor, perbankan, maupun mitra strategis wajib memiliki dokumen legalitas yang kuat. Tanpa adanya akta yang disahkan oleh Notaris, sebuah usaha akan kesulitan dalam mengurus izin-izin lainnya seperti NIB (Nomor Induk Berusaha) atau NPWP Perusahaan. Artikel ini akan membedah secara mendalam struktur dokumen tersebut agar Anda memiliki gambaran komprehensif sebelum menghadap pejabat yang berwenang.

contoh akta pendirian perusahaan
Akta pendirian merupakan pilar utama dalam membangun struktur hukum perusahaan di Indonesia.

Apa Itu Akta Pendirian Perusahaan

Secara definisi, akta pendirian adalah dokumen resmi yang dibuat di hadapan Notaris yang berisi kesepakatan para pendiri untuk membentuk suatu badan usaha. Dokumen ini mengandung identitas para pendiri, susunan pengurus (Direksi dan Komisaris), serta aturan main internal perusahaan yang disebut dengan Anggaran Dasar. Dalam ekosistem hukum Indonesia, dokumen ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Penting untuk dicatat bahwa akta ini harus mendapatkan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) agar status badan hukumnya menjadi sempurna. Proses pengesahan ini dilakukan melalui sistem AHU Online (Administrasi Hukum Umum). Jika akta belum mendapatkan SK Pengesahan, maka secara hukum tanggung jawab perusahaan masih melekat secara pribadi pada para pendirinya.

Struktur Utama dalam Contoh Akta Pendirian Perusahaan

Dalam sebuah contoh akta pendirian perusahaan, terdapat beberapa pasal standar yang wajib dicantumkan. Struktur ini umumnya seragam di hampir seluruh notaris di Indonesia karena mengikuti template hukum yang berlaku. Berikut adalah bagian-bagian pentingnya:

1. Identitas Para Pendiri

Bagian awal akta akan mencantumkan identitas lengkap individu atau badan hukum yang bertindak sebagai pemegang saham awal. Identitas ini mencakup nama lengkap, tempat tanggal lahir, pekerjaan, tempat tinggal, dan kewarganegaraan. Pastikan data ini sesuai dengan KTP atau Paspor untuk menghindari kendala administratif di kemudian hari.

2. Nama dan Domisili Perusahaan

Pasal pertama biasanya mengatur tentang nama perusahaan. Di Indonesia, nama PT minimal harus terdiri dari tiga kata yang tidak boleh menggunakan bahasa asing secara langsung jika perusahaan tersebut 100% modal dalam negeri. Selain itu, domisili perusahaan atau kedudukan hukum wajib dijelaskan di tingkat kabupaten atau kota.

3. Maksud dan Tujuan (KBLI)

Ini adalah bagian paling vital yang menentukan apa saja aktivitas bisnis yang boleh dijalankan oleh perusahaan. Pengusaha harus merujuk pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) terbaru. Jika aktivitas bisnis yang dijalankan tidak tertera dalam akta, maka perusahaan dianggap melakukan kegiatan ilegal atau di luar wewenang (ultra vires).

proses penandatanganan akta
Penandatanganan akta di hadapan notaris wajib dihadiri oleh seluruh pendiri atau kuasanya.

Komponen Modal dalam Akta Pendirian

Dalam contoh akta pendirian perusahaan, struktur permodalan dibagi menjadi tiga kategori utama yang harus tertulis secara jelas nilainya dalam mata uang Rupiah:

  • Modal Dasar: Total jumlah saham yang dapat dikeluarkan oleh perusahaan.
  • Modal Ditempatkan: Jumlah saham yang telah diambil oleh para pendiri.
  • Modal Disetor: Jumlah modal yang benar-benar telah disetorkan ke kas perusahaan (minimal 25% dari modal dasar).

Penentuan modal ini sangat berpengaruh pada skala usaha perusahaan, apakah termasuk dalam kategori mikro, kecil, menengah, atau besar. Skala usaha ini nantinya akan menentukan jenis perizinan berusaha yang diperlukan melalui sistem OSS RBA.

Syarat Pembuatan Akta Pendirian Perusahaan PT

Sebelum Anda mendatangi kantor Notaris untuk menyusun akta, ada beberapa dokumen dan informasi yang harus dipersiapkan terlebih dahulu agar prosesnya berjalan lancar. Berikut adalah daftarnya:

  1. Fotokopi KTP dan KK para pendiri (minimal 2 orang).
  2. Fotokopi NPWP pribadi para pendiri.
  3. Calon nama perusahaan (siapkan 3 opsi sebagai cadangan).
  4. Alamat lengkap kedudukan perusahaan.
  5. Struktur kepemilikan saham dan susunan pengurus (Direktur dan Komisaris).
  6. Tujuan usaha sesuai kode KBLI.
"Kepastian hukum sebuah bisnis dimulai dari akurasi data yang tercantum dalam akta pendirian. Kesalahan satu huruf dalam nama atau alamat dapat berdampak pada penolakan sistem perizinan terpadu."

Fungsi Penting Memiliki Akta Pendirian

Mengapa pengusaha sangat membutuhkan contoh akta pendirian perusahaan yang valid? Ada beberapa alasan mendasar yang mendukung keberlanjutan bisnis jangka panjang:

Pertama, sebagai Legitimasi Hukum. Akta memberikan identitas resmi bahwa perusahaan adalah subjek hukum yang mandiri (separate legal entity). Artinya, kekayaan pribadi pemilik dipisahkan dari kekayaan perusahaan. Jika terjadi kerugian, tanggung jawab pemegang saham hanya sebatas modal yang disetorkan.

Kedua, untuk Akses Perbankan dan Modal. Bank tidak akan memberikan pinjaman atau fasilitas kredit kepada bisnis yang tidak memiliki akta pendirian. Demikian pula dengan investor atau modal ventura; mereka membutuhkan transparansi struktur saham yang hanya bisa dibuktikan melalui akta tersebut.

Ketiga, syarat Tender dan Kontrak Kerja. Dalam dunia bisnis B2B (Business to Business) atau proyek pemerintah, legalitas adalah syarat mutlak. Akta pendirian seringkali menjadi dokumen pertama yang diminta dalam tahap kualifikasi vendor atau lelang.

kantor pusat perusahaan
Domisili usaha yang tetap dan terdaftar dalam akta meningkatkan kepercayaan klien.

Prosedur Pengesahan Melalui AHU Online

Setelah naskah akta selesai disusun dan ditandatangani di hadapan Notaris, langkah selanjutnya adalah pendaftaran ke Kemenkumham. Notaris akan mengunggah salinan digital akta tersebut melalui portal AHU Online. Dalam waktu yang relatif singkat (biasanya hitungan hari), jika tidak ada dokumen yang kurang, Kemenkumham akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Pengesahan.

SK Pengesahan inilah yang menandakan bahwa PT Anda telah resmi menjadi badan hukum. Setelah tahap ini selesai, Anda baru bisa melanjutkan pengurusan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS). Tanpa SK Pengesahan, akta notaris tersebut hanyalah dokumen perjanjian di bawah tangan yang belum memiliki kekuatan hukum terhadap pihak ketiga.

Estimasi Biaya Pembuatan Akta Pendirian

Biaya untuk mengurus contoh akta pendirian perusahaan bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti lokasi kantor notaris, modal dasar perusahaan, dan kecepatan pengerjaan. Umumnya, komponen biaya mencakup:

  • Honorarium jasa notaris.
  • Biaya pengecekan dan pemesanan nama perusahaan.
  • Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) untuk pengesahan.
  • Biaya pengumuman dalam Berita Negara Republik Indonesia (BNRI).

Secara rata-rata, biaya pembuatan akta untuk PT kecil berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000. Namun, saat ini banyak penyedia jasa legalitas (startup legal) yang menawarkan paket bundling yang lebih kompetitif bagi para pelaku UMKM.

Kesimpulan

Memahami dan memiliki contoh akta pendirian perusahaan yang benar adalah investasi mendasar bagi setiap pengusaha. Dokumen ini menjamin keamanan aset pribadi, memberikan kredibilitas di mata publik, dan membuka pintu peluang bisnis yang lebih luas. Dengan mengikuti panduan struktur, syarat, dan prosedur yang telah dijelaskan di atas, Anda dapat memastikan bahwa badan usaha Anda berdiri di atas landasan hukum yang kokoh dan siap bersaing di pasar global.

Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Notaris profesional untuk menyesuaikan draf akta dengan kebutuhan spesifik bisnis Anda. Pastikan setiap pasal yang tercantum dalam anggaran dasar mencerminkan visi dan misi jangka panjang perusahaan Anda agar tidak terjadi sengketa antar pemegang saham di masa mendatang.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow