Contoh Backgrounder Perusahaan dan Panduan Menyusun Narasi Bisnis

Contoh Backgrounder Perusahaan dan Panduan Menyusun Narasi Bisnis

Smallest Font
Largest Font

Memahami bagaimana sebuah brand dipandang oleh publik memerlukan lebih dari sekadar logo yang menarik atau kampanye iklan yang masif. Di sinilah contoh backgrounder perusahaan menjadi instrumen krusial dalam dunia hubungan masyarakat (Public Relations). Backgrounder bukan sekadar teks sejarah singkat; ia adalah narasi mendalam yang memberikan konteks, visi, dan nilai-nilai fundamental sebuah organisasi kepada media, investor, maupun calon mitra bisnis.

Seringkali, jurnalis membutuhkan informasi tambahan yang tidak tercakup dalam sebuah press release singkat. Dengan menyediakan backgrounder yang komprehensif, perusahaan Anda menunjukkan tingkat profesionalisme dan transparansi yang tinggi. Dokumen ini berfungsi sebagai 'lembar fakta' yang lebih naratif, membantu pihak eksternal memahami evolusi perusahaan Anda dari awal berdiri hingga posisi saat ini di pasar global.

Apa Itu Backgrounder Perusahaan dan Mengapa Penting?

Secara teknis, backgrounder adalah dokumen pendukung yang disertakan dalam media kit untuk memberikan informasi mendalam mengenai suatu topik, produk, atau organisasi. Berbeda dengan siaran pers yang berfokus pada berita terkini (hard news), backgrounder memberikan latar belakang sejarah, misi, dan pencapaian jangka panjang.

Pentingnya memiliki backgrounder yang solid terletak pada kemampuannya untuk mengontrol narasi. Tanpa dokumen resmi, pihak luar mungkin akan mencari informasi dari sumber pihak ketiga yang belum tentu akurat. Dengan menyajikan contoh backgrounder perusahaan yang terstruktur, Anda memastikan bahwa setiap data, mulai dari tanggal pendirian hingga angka pertumbuhan, disampaikan secara tepat dan kredibel.

Perbedaan Antara Backgrounder dan Fact Sheet

Meskipun sering dianggap sama, keduanya memiliki perbedaan mendasar dalam hal format dan penyajian informasi. Berikut adalah perbandingannya dalam tabel untuk memudahkan pemahaman Anda:

FiturBackgrounder PerusahaanFact Sheet (Lembar Fakta)
FormatNaratif (Berbentuk Paragraf)Poin-poin (Bullet Points)
TujuanMembangun cerita dan konteks bisnisMenyajikan data statistik secara cepat
KedalamanSangat mendalam dan mendetailRingkas dan langsung ke inti
PenggunaanBahan referensi jurnalis/investorRingkasan cepat untuk media

Dengan memahami perbedaan ini, Anda dapat menyusun dokumen yang tepat sesuai dengan kebutuhan target audiens Anda. Backgrounder akan lebih banyak bercerita tentang 'mengapa' dan 'bagaimana', sementara fact sheet menjawab 'siapa', 'apa', dan 'kapan'.

Komponen Inti dalam Menyusun Backgrounder Profesional

Untuk menciptakan narasi yang menggugah, Anda tidak bisa hanya sekadar menulis urutan kronologis. Ada beberapa komponen esensial yang harus ada dalam setiap contoh backgrounder perusahaan yang berkualitas tinggi:

  • Sejarah dan Pendirian: Ceritakan latar belakang mengapa perusahaan didirikan dan siapa tokoh di baliknya.
  • Visi dan Misi: Jelaskan filosofi yang menggerakkan operasional perusahaan setiap harinya.
  • Produk dan Layanan Utama: Berikan gambaran umum mengenai solusi apa yang ditawarkan kepada pasar.
  • Pencapaian dan Penghargaan: Daftar tonggak sejarah penting yang menunjukkan kredibilitas dan keunggulan.
  • Tanggung Jawab Sosial (CSR): Bagaimana perusahaan berkontribusi pada masyarakat dan lingkungan.
Dokumen strategi branding perusahaan
Dokumen tertulis yang rapi mencerminkan keseriusan perusahaan dalam membangun citra publik.

Langkah Praktis Menulis Backgrounder yang Menarik

Menulis backgrounder membutuhkan kemampuan bercerita (storytelling) yang baik tanpa meninggalkan kesan objektif. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

1. Lakukan Riset Internal Mendalam

Kumpulkan semua data sejarah, kutipan dari pendiri, dan data statistik pertumbuhan. Pastikan semua angka valid karena dokumen ini akan menjadi rujukan utama bagi pihak luar. Jangan ragu untuk mewawancarai departemen terkait untuk mendapatkan detail yang mungkin terlupakan.

2. Gunakan Struktur Piramida Terbalik

Meskipun berbentuk narasi, mulailah dengan informasi yang paling penting di bagian awal. Jelaskan apa identitas perusahaan Anda saat ini sebelum masuk ke bagian sejarah masa lalu. Ini membantu pembaca yang sibuk untuk segera menangkap esensi bisnis Anda.

3. Pertahankan Nada Suara yang Konsisten

Nada suara (tone of voice) harus mencerminkan kepribadian brand Anda. Jika perusahaan Anda bergerak di bidang hukum, gunakan nada formal dan otoritatif. Jika Anda adalah startup kreatif, gunakan bahasa yang lebih dinamis namun tetap profesional.

"Sebuah backgrounder yang baik bukan hanya tentang memberikan informasi, tetapi tentang membangun kepercayaan melalui transparansi dan akurasi data." - Pakar Hubungan Masyarakat

Contoh Backgrounder Perusahaan Teknologi (Startup)

Berikut adalah ilustrasi bagaimana sebuah startup teknologi menyusun narasi mereka dalam sebuah backgrounder:

PT Inovasi Digital Nusantara didirikan pada tahun 2018 dengan ambisi besar untuk mendemokratisasi akses teknologi finansial di pelosok Indonesia. Dimulai dari sebuah garasi kecil di Bandung, perusahaan ini kini telah tumbuh menjadi salah satu pemain kunci dalam ekosistem fintech nasional, melayani lebih dari 2 juta pengguna aktif setiap bulannya.

Fokus utama perusahaan adalah menyediakan platform pembayaran yang aman dan transparan bagi pelaku UMKM. Melalui produk unggulannya, 'DompetPintar', perusahaan berhasil menjembatani kesenjangan antara sistem perbankan tradisional dan kebutuhan transaksi digital masyarakat modern. Dengan dukungan investor global, PT Inovasi Digital Nusantara terus berekspansi untuk menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Kolaborasi tim di kantor startup modern
Budaya inovasi yang tercermin dalam operasional harian perusahaan teknologi.

Contoh Backgrounder Perusahaan Manufaktur Tradisional

Berbeda dengan startup, perusahaan manufaktur biasanya lebih menekankan pada warisan (legacy) dan stabilitas. Perhatikan contoh backgrounder perusahaan berikut:

CV Perkasa Steel Indonesia merupakan pemimpin pasar dalam industri pengolahan baja yang telah berdiri sejak tahun 1985. Berawal dari pabrik pengolahan kecil di Surabaya, perusahaan secara konsisten menerapkan standar kualitas internasional dalam setiap produk yang dihasilkan. Selama lebih dari tiga dekade, CV Perkasa Steel telah menjadi tulang punggung bagi berbagai proyek infrastruktur strategis nasional.

Keunggulan utama perusahaan terletak pada integrasi teknologi manufaktur terkini dengan tenaga kerja ahli yang berpengalaman. Komitmen terhadap kualitas dibuktikan dengan perolehan sertifikasi ISO 9001 yang terus dipertahankan. Selain fokus pada profitabilitas, CV Perkasa Steel juga aktif dalam program penghijauan area industri sebagai bentuk tanggung jawab lingkungan perusahaan.

Proses manufaktur baja di pabrik
Stabilitas dan kualitas menjadi pilar utama dalam narasi perusahaan manufaktur.

Kesalahan Umum yang Harus Dihindari

Dalam menyusun backgrounder, banyak praktisi PR terjebak dalam penggunaan jargon yang berlebihan. Hindari istilah-istilah teknis yang hanya dipahami oleh orang internal industri. Ingatlah bahwa audiens Anda bisa saja seorang jurnalis umum atau investor yang baru mengenal bidang Anda.

Selain itu, hindari membuat klaim yang terlalu bombastis tanpa didukung data. Mengatakan bahwa perusahaan Anda adalah "terbaik di dunia" tanpa bukti hanya akan merusak kredibilitas. Sebaliknya, gunakan angka dan fakta objektif untuk membiarkan pembaca menarik kesimpulan sendiri tentang keunggulan bisnis Anda.

Mengasah Citra Bisnis Melalui Narasi yang Kuat

Memiliki dokumen yang rapi dan informatif adalah investasi jangka panjang bagi reputasi bisnis Anda. Backgrounder yang disusun dengan baik tidak hanya memudahkan kerja media, tetapi juga membangun fondasi kepercayaan yang kuat di mata publik. Ia adalah wajah tertulis dari dedikasi dan visi yang Anda usung selama ini.

Pastikan Anda memperbarui dokumen ini secara berkala, minimal satu tahun sekali, untuk mencerminkan perubahan terbaru dalam struktur organisasi atau pencapaian bisnis. Dengan mempelajari berbagai contoh backgrounder perusahaan yang ada, Anda dapat menentukan arah narasi yang paling sesuai dengan identitas bisnis Anda sendiri, memastikan setiap pesan yang keluar selaras dengan tujuan besar perusahaan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow