Contoh Soal Kertas Kerja Perusahaan Dagang dan Jawabannya Terlengkap

Contoh Soal Kertas Kerja Perusahaan Dagang dan Jawabannya Terlengkap

Smallest Font
Largest Font

Penyusunan laporan keuangan pada akhir periode akuntansi membutuhkan ketelitian tinggi, terutama bagi entitas yang bergerak di sektor perdagangan. Menggunakan contoh soal kertas kerja perusahaan dagang dan jawabannya merupakan metode belajar paling efektif untuk memahami alur transaksi dari neraca saldo hingga menjadi laporan keuangan yang siap dipresentasikan. Kertas kerja, atau yang sering disebut sebagai neraca lajur (worksheet), berfungsi sebagai alat bantu untuk menggolongkan dan meringkas data dari neraca saldo serta penyesuaian yang diperlukan.

Bagi seorang akuntan atau pelajar akuntansi, menguasai teknik penyusunan kertas kerja bukan sekadar menghitung angka, melainkan memahami logika di balik setiap mutasi akun. Dalam perusahaan dagang, kompleksitas meningkat karena adanya akun-akun spesifik seperti persediaan barang dagang, harga pokok penjualan (HPP), potongan pembelian, hingga retur penjualan. Tanpa pemahaman yang kuat pada tahap ini, risiko kesalahan dalam laporan laba rugi dan neraca akan sangat tinggi, yang pada gilirannya dapat menyesatkan pengambilan keputusan manajerial.

Pentingnya Kertas Kerja dalam Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang

Kertas kerja bukan merupakan bagian dari laporan keuangan formal yang diberikan kepada pihak eksternal, namun perannya di internal perusahaan sangatlah vital. Instrumen ini bertindak sebagai jembatan antara catatan akuntansi harian dengan laporan final. Dengan kertas kerja, akuntan dapat mendeteksi kesalahan pencatatan sebelum laporan benar-benar diterbitkan. Hal ini sejalan dengan prinsip Good Corporate Governance yang mengedepankan akurasi dan transparansi data keuangan.

Struktur kertas kerja biasanya terdiri dari kolom-kolom yang mencakup Neraca Saldo, Jurnal Penyesuaian, Neraca Saldo Setelah Penyesuaian (NSSP), Laporan Laba Rugi, dan Neraca. Untuk perusahaan dagang, perhatian khusus harus diberikan pada akun persediaan barang dagang. Terdapat dua metode yang umum digunakan dalam pencatatan persediaan pada kertas kerja, yaitu metode Ikhtisar Laba Rugi dan metode Harga Pokok Penjualan (HPP). Pemilihan metode ini akan sangat memengaruhi cara angka-angka disajikan dalam kolom penyesuaian dan laba rugi.

Struktur kolom neraca lajur perusahaan dagang
Komponen utama dalam neraca lajur yang membantu sistematisasi data keuangan perusahaan.

Contoh Soal Kertas Kerja Perusahaan Dagang (Studi Kasus PD Maju Jaya)

Untuk memahami implementasinya, mari kita perhatikan kasus pada PD Maju Jaya untuk periode yang berakhir 31 Desember 2023. Berikut adalah data Neraca Saldo (sebelum penyesuaian) yang telah disiapkan oleh bagian pembukuan:

Nama AkunDebit (Rp)Kredit (Rp)
Kas50.000.000-
Piutang Dagang25.000.000-
Persediaan Barang Dagang40.000.000-
Peralatan Kantor15.000.000-
Akumulasi Penyusutan Peralatan-3.000.000
Utang Dagang-20.000.000
Modal Tuan Jaya-80.000.000
Penjualan-120.000.000
Retur Penjualan2.000.000-
Pembelian80.000.000-
Beban Gaji10.000.000-
Beban Sewa1.000.000-

Selain data neraca saldo di atas, terdapat informasi tambahan untuk melakukan penyesuaian pada akhir periode sebagai berikut:

  • Persediaan barang dagang per 31 Desember 2023 yang masih ada di gudang senilai Rp45.000.000.
  • Penyusutan peralatan kantor ditetapkan sebesar 10% dari harga perolehan.
  • Gaji karyawan yang belum dibayar hingga akhir bulan adalah Rp2.000.000.
  • Sewa dibayar di muka yang telah jatuh tempo (menjadi beban) adalah Rp500.000.

Analisis Jurnal Penyesuaian

Sebelum memasukkan data ke dalam kertas kerja, kita harus membuat jurnal penyesuaian terlebih dahulu. Menggunakan metode Ikhtisar Laba Rugi untuk persediaan, maka jurnalnya adalah:

1. (D) Ikhtisar Laba Rugi Rp40.000.000; (K) Persediaan Barang Dagang (Awal) Rp40.000.000
2. (D) Persediaan Barang Dagang (Akhir) Rp45.000.000; (K) Ikhtisar Laba Rugi Rp45.000.000
3. (D) Beban Penyusutan Peralatan Rp1.500.000; (K) Akumulasi Penyusutan Peralatan Rp1.500.000
4. (D) Beban Gaji Rp2.000.000; (K) Utang Gaji Rp2.000.000

Proses pencatatan jurnal penyesuaian
Jurnal penyesuaian adalah langkah krusial sebelum data dimasukkan ke dalam neraca lajur.

Penyelesaian Kertas Kerja PD Maju Jaya

Setelah jurnal penyesuaian dibuat, langkah selanjutnya adalah memindahkan angka-angka tersebut ke kolom penyesuaian di kertas kerja dan menjumlahkannya dengan neraca saldo awal untuk mendapatkan Neraca Saldo Disesuaikan (NSSP). Berikut adalah tampilan ringkas dari contoh soal kertas kerja perusahaan dagang dan jawabannya untuk PD Maju Jaya:

AkunN. Saldo (D/K)Penyesuaian (D/K)Laba Rugi (D/K)Neraca (D/K)
Kas50.000 (D)--50.000 (D)
Persediaan40.000 (D)45.000(D) / 40.000(K)-45.000 (D)
Penjualan120.000 (K)-120.000 (K)-
Pembelian80.000 (D)-80.000 (D)-
Ikhtisar L/R-40.000(D) / 45.000(K)40.000(D) / 45.000(K)-
Beban Gaji10.000 (D)2.000 (D)12.000 (D)-
Total......LABA: 31.000...

Dalam tabel di atas (angka dalam ribuan), kita dapat melihat bagaimana akun real (harta, utang, modal) akan masuk ke kolom Neraca, sementara akun nominal (pendapatan, beban, dan ikhtisar laba rugi) akan masuk ke kolom Laba Rugi. Selisih antara total debit dan kredit pada kolom Laba Rugi menunjukkan apakah perusahaan mengalami laba atau rugi bersih.

Tips Mengisi Kolom Neraca Saldo Disesuaikan

Banyak praktisi pemula melakukan kesalahan saat menjumlahkan neraca saldo dengan penyesuaian. Aturan dasarnya sangat sederhana: Debit bertemu Debit maka dijumlahkan, Kredit bertemu Kredit maka dijumlahkan, sedangkan Debit bertemu Kredit (atau sebaliknya) harus dikurangkan. Hasil akhir diletakkan di sisi yang saldonya lebih besar. Untuk akun persediaan dengan metode ikhtisar laba rugi, kedua angka (debit dan kredit) di kolom penyesuaian harus dipindahkan secara utuh ke kolom laba rugi, bukan dicari selisihnya di NSSP, agar memudahkan penyusunan laporan HPP nantinya.

Analisis laporan keuangan dari kertas kerja
Output dari kertas kerja adalah data yang siap digunakan untuk menyusun laporan laba rugi dan posisi keuangan.

Strategi Menuju Akurasi Laporan Keuangan

Menguasai penyusunan neraca lajur adalah investasi keterampilan yang tak ternilai dalam dunia profesional akuntansi. Meskipun saat ini sudah banyak perangkat lunak akuntansi seperti Accurate, Jurnal, atau SAP yang melakukan otomatisasi, logika dasar tetap harus dipahami. Tanpa logika yang benar, Anda tidak akan bisa melakukan verifikasi jika sistem mengalami error atau terjadi salah input data entitas (input error).

Kertas kerja memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan finansial sebuah bisnis sebelum data tersebut difinalisasi. Bagi pemilik perusahaan dagang, dokumen ini membantu melihat efisiensi biaya angkut, efektivitas promosi melalui akun potongan penjualan, hingga manajemen stok barang yang lebih baik. Ketelitian pada tahap ini adalah kunci utama dalam menghasilkan laporan keuangan yang memiliki kredibilitas tinggi di mata investor maupun lembaga perpajakan.

Sebagai langkah pengembangan, disarankan untuk mencoba berbagai variasi soal dengan tingkat kerumitan yang lebih tinggi, seperti penambahan akun PPN (Pajak Pertambahan Nilai) atau beban angkut pembelian (FOB Shipping Point). Dengan sering berlatih menggunakan contoh soal kertas kerja perusahaan dagang dan jawabannya secara konsisten, Anda akan memiliki insting akuntansi yang lebih tajam dan siap menghadapi dinamika laporan keuangan di dunia kerja yang sesungguhnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow