Emas dan Perak Kembali Bersinar, Momentum Investasi di Tengah Ketidakpastian
- Momentum Emas dan Perak di Tahun Baru
- Pengaruh Kebijakan The Fed Terhadap Harga Emas
- Perak Sebagai Pelengkap Investasi Emas
- Karakteristik Ganda Perak: Logam Mulia dan Komoditas Industri
- Prospek Harga Emas dan Perak di Tahun 2026
- Strategi Investasi Emas dan Perak
- Finex Sebagai Sarana Trading Emas dan Perak
Investasi emas dan perak kembali menjadi sorotan di pasar global, didorong oleh sinyal pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat (AS) dan meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Kondisi ini memunculkan potensi fase reli yang lebih struktural dibandingkan siklus sebelumnya.
Momentum Emas dan Perak di Tahun Baru
Financial Analyst Finex Brahmantya Himawan menyatakan bahwa kondisi ini menjadi momentum penting untuk membaca arah pasar memasuki tahun baru. Harga emas dan perak saat ini dipengaruhi oleh perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan Federal Reserve.
Pengaruh Kebijakan The Fed Terhadap Harga Emas
Inflasi AS yang melandai serta perlambatan pasar tenaga kerja memperkuat pandangan bahwa siklus pengetatan moneter akan segera berakhir. Penurunan imbal hasil riil obligasi AS menjadi katalis utama penguatan emas, mengingat emas merupakan aset tanpa imbal hasil yang diuntungkan saat opportunity cost menurun.
"Ketika real yield mulai turun dan pasar melihat potensi pelonggaran moneter, emas secara historis selalu mendapat dorongan struktural. Kondisi saat ini sangat mirip dengan fase awal reli jangka panjang sebelumnya," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (31/12/2025).
Perak Sebagai Pelengkap Investasi Emas
Seiring menguatnya peran emas sebagai aset lindung nilai, perhatian pasar mulai meluas ke logam mulia lain yang menawarkan potensi pertumbuhan lebih agresif. Perak muncul sebagai pelengkap strategis dalam portofolio logam mulia, menawarkan peluang ekspansi nilai di saat investor tidak hanya mencari perlindungan.
Karakteristik Ganda Perak: Logam Mulia dan Komoditas Industri
Berbeda dengan emas yang dominan sebagai safe haven, perak memiliki karakteristik ganda sebagai logam mulia sekaligus komoditas industri. Lonjakan permintaan dari sektor energi terbarukan, kendaraan listrik, dan teknologi mendorong kinerja perak melampaui emas dalam setahun terakhir.
Peran Perak dalam Industri Modern
Peningkatan permintaan perak didorong oleh penggunaannya dalam energi terbarukan, kendaraan listrik, dan sektor teknologi yang terus berkembang pesat.
Prospek Harga Emas dan Perak di Tahun 2026
Masuknya perak ke dalam daftar critical minerals di Amerika Serikat semakin memperkuat prospek jangka menengah hingga panjang. Harga emas diproyeksikan bergerak di kisaran US$ 4,700-5,000 per troy ounce, sementara perak berpeluang mencapai US$ 90-120 per troy ounce pada 2026.
"Perak saat ini berada di persimpangan menarik antara kebutuhan industri dan minat investasi. Kombinasi ini membuat pergerakannya cenderung lebih agresif, terutama saat siklus ekonomi mulai bergeser," tambah Brahmantya Himawan, Financial Analyst Finex.
Strategi Investasi Emas dan Perak
Dengan mempertimbangkan faktor moneter, geopolitik, dan struktural, prospek emas dan perak memasuki 2025 tetap konstruktif. Bagi investor jangka panjang, logam mulia masih relevan sebagai aset lindung nilai. Sementara itu, bagi trader aktif, volatilitas dan tren kuat membuka peluang strategi follow the trend dengan manajemen risiko yang disiplin.
Manajemen Risiko dalam Trading Logam Mulia
Volatilitas pasar emas dan perak menawarkan peluang bagi trader aktif, namun manajemen risiko yang disiplin sangat penting untuk meminimalkan potensi kerugian.
Finex Sebagai Sarana Trading Emas dan Perak
Sebagai pialang teregulasi yang menyediakan akses trading emas dan perak secara transparan dan terukur, Finex menghadirkan sarana bagi pelaku pasar untuk memanfaatkan momentum logam mulia melalui eksekusi cepat, dukungan analisis pasar, dan pendekatan manajemen risiko yang jelas. Di tengah dinamika global yang semakin kompleks, pemahaman fundamental yang kuat menjadi kunci dalam menjadikan emas dan perak bagian dari strategi finansial menghadapi tahun baru.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow