Libur Nataru 2025/2026, Jasa Marga Catat Kenaikan Arus Lalu Lintas Jabotabek

Libur Nataru 2025/2026, Jasa Marga Catat Kenaikan Arus Lalu Lintas Jabotabek

Smallest Font
Largest Font

Jasa Marga melaporkan peningkatan arus lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Kenaikan ini terlihat dari volume kendaraan yang melintas di empat Gerbang Tol Utama.

Peningkatan Arus Lalu Lintas Jabotabek

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa peningkatan arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek terpantau selama periode libur akhir tahun 2025. Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek pada H-2 hingga H-1 libur Tahun Baru 2026 (30 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB) mencapai 311.545 kendaraan.

Angka ini merupakan kumulatif arus lalu lintas melalui empat Gerbang Tol (GT) Utama: GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung). Total volume lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek ini naik 13,81% dibandingkan lalu lintas normal (273.741 kendaraan).

“Terjadinya peningkatan volume lalu lintas meninggalkan wilayah Jabotabek pada periode H-2 hingga H-1 Libur Tahun Baru 2026 mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat dalam momentum pergantian tahun. Kondisi ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor, antara lain waktu libur yang relatif panjang, meningkatnya aktivitas wisata dan silaturahmi keluarga, serta kebijakan Work From Anywhere(WFA) pada 29-31 Desember 2025 yang diterapkan di lingkungan pemerintahan dan sektor lainnya,” ujar Rivan.

Distribusi Lalu Lintas ke Berbagai Arah

Distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek terbagi ke tiga arah utama:

  • Timur (Trans Jawa & Bandung): 141.980 kendaraan (45,6%)
  • Barat (Merak): 90.903 kendaraan (29,2%)
  • Selatan (Puncak): 78.662 kendaraan (25,2%)

Arah Timur (Trans Jawa & Bandung)

Lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek mencapai 69.180 kendaraan, naik 28,56% dari lalu lintas normal. Sementara itu, lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang adalah 72.800 kendaraan, naik 37,25% dari lalu lintas normal.

Total lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah 141.980 kendaraan, naik 32,87% dari lalu lintas normal.

Arah Barat (Merak)

Lalu lintas yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah 90.903 kendaraan, lebih rendah -7,67% dari lalu lintas normal.

Arah Selatan (Puncak)

Jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 78.662 kendaraan, naik 14,95% dari lalu lintas normal.

Arus Balik ke Jabotabek

Jasa Marga juga mencatat lalu lintas kembali ke wilayah Jabotabek pada H-1 Libur Nataru 2025/2026 atau pada Rabu, 31 Desember 2025 pukul 06.00 WIB s.d Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB di empat GT Utama mencapai 150.067 kendaraan atau meningkat 7,45% dari lalin normal (139.668 kendaraan).

Total Kendaraan Meninggalkan Jabotabek Selama Libur Natal

Tercatat sebanyak 2.344.052 kendaraan telah meninggalkan Jabotabek sepanjang periode H-7 s.d H+6 atau Kamis, 18 Desember 2025 s.d Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB libur Natal 2025 di empat GT Utama, naik 14,12% dibandingkan dengan lalin normal (2.054.050 kendaraan). Sementara untuk kendaraan yang menuju Jabotabek pada periode tersebut, Jasa Marga mencatat 2.147.976 kendaraan atau naik sebesar 6,86% dari lalin normal (2.010.010 kendaraan).

Dampak Diskon Tarif Tol

“Pemberlakuan diskon tarif tol 20 persen memberikan insentif bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan darat melalui jalan tol dengan lebih efisien. Kebijakan ini turut mendorong distribusi lalu lintas yang lebih merata serta membantu mengurangi potensi penumpukan kendaraan pada waktu-waktu tertentu selama periode libur Natal dan Tahun Baru,” jelas Rivan.

Komitmen Jasa Marga

Sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat dan dukungan kebijakan stimulus tarif tol tersebut, Jasa Marga terus berkomitmen menjaga kualitas pelayanan jalan tol melalui optimalisasi operasional, kesiapan infrastruktur, serta koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan. Jasa Marga berharap seluruh upaya ini dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi masyarakat selama periode Libur Nataru 2025/2026, sekaligus memperkuat peran Jasa Marga sebagai pengelola jalan tol yang andal dalam mendukung konektivitas nasional.

Jasa Marga juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan tetap menjaga jarak aman, khususnya saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan. Di samping itu, Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur Nataru 2025/2026 dengan baik, serta merencanakan perjalanan dan manfaatkan informasi lalu lintas terkini secara real time melalui aplikasi Travoy. Sebelum memasuki jalan tol, pastikan kendaraan maupun pengendara dalam keadaan prima, gunakan waktu dengan bijak dengan memanfaatkan waktu yang cukup untuk beristirahat di rest area, memastikan kecukupan BBM, dan saldo kartu uang elektronik serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow