Prabowo Tanggapi Kritik Kunjungan Pejabat ke Lokasi Banjir Sumatera
Presiden Prabowo Subianto memberikan respons terhadap kritik yang ditujukan kepada para menteri dan pejabat negara terkait kunjungan mereka ke daerah bencana banjir di Sumatera, Kamis (1/1/2025). Prabowo menilai kritikan tersebut kurang sehat dan tidak melihat upaya pemerintah dari sisi positif.
Apresiasi Prabowo untuk Pejabat yang Turun Langsung
Dalam rapat koordinasi saat kunjungannya ke Aceh Tamiang, Prabowo menyampaikan apresiasinya kepada para pejabat yang berinisiatif terjun langsung ke lapangan dan meninjau daerah-daerah terdampak bencana. Ia menekankan bahwa kehadiran mereka bukan sekadar untuk melihat-lihat, melainkan untuk mendalami masalah yang terjadi di kawasan bencana tersebut.
"Hampir semua pejabat-pejabat dari semua KL (Kementerian/Lembaga) berinisiatif, semuanya turun dan kita berbagi daerah, berbagi titik untuk saling mengecek, memeriksa," kata Prabowo, dikutip dari siaran langsung Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (1/1/2025).
Kritik Terhadap Sudut Pandang Negatif
Prabowo menyoroti adanya kecenderungan dari sejumlah pihak yang selalu melihat kegiatan pemerintah dari sudut pandang negatif. Ia mencontohkan kritik yang mempertanyakan manfaat kunjungan menteri ke tempat bencana.
"Kadang-kadang saya monitor ada suatu kecenderungan yang menurut saya kurang sehat dari beberapa pribadi-pribadi, komentator, dan sebagainya yang selalu melihat kegiatan bangsa Indonesia, kegiatan pemerintah dari sudut yang negatif," ujar Prabowo.
"Saya pernah dengar ada kritik begini. Untuk apa menteri datang ke tempat bencana hanya datang melihat?," sambungnya.
Posisi Pemerintah yang Serba Salah
Menurut Prabowo, pemerintah seringkali berada dalam posisi yang serba salah. Jika tidak ada pejabat yang datang ke kawasan terdampak bencana, pemerintah akan dianggap tidak peduli.
"Serba susah. Menteri tidak datang, dibilang tidak peduli. Menteri datang, ya masa menteri (harus) ikut macul? Bukan itu. Pejabat datang, pemimpin datang, datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat, kan begitu," tutur Prabowo.
Mempermudah Koordinasi dengan Kepala Daerah
Prabowo menilai bahwa kunjungan dirinya dan pejabat lainnya ke daerah-daerah terdampak bencana justru akan semakin mempermudah koordinasi dengan kepala daerah. Kepala daerah dapat secara langsung menyampaikan kebutuhannya, sementara pemerintah pusat juga jadi mengetahui kondisi riil di lapangan.
Siap Dihujat dan Difitnah
Prabowo menekankan pentingnya bagi seorang pemimpin untuk siap menghadapi hujatan dan fitnah. Namun, ia mengingatkan agar semua itu tidak boleh mempengaruhi semangat dalam bekerja.
"Saya percaya dengan bukti. Jadi saya sampaikan ke saudara, para pimpinan, menteri, kepala badan, gubernur, semua, salah satu kewajiban seorang pemimpin adalah siap untuk dihujat, siap untuk difitnah, siap untuk di, tapi tidak boleh kita terpengaruh dan tidak boleh kita patah semangat. Semua itu kita terima sebagai koreksi juga, nggak apa-apa," tegas Prabowo.
Evidence Based: Cara Kerja Prabowo
Prabowo menambahkan bahwa dirinya percaya pada bukti nyata atau *evidence based* dalam bekerja. Hal ini juga berkaitan dengan keputusannya yang jarang memberikan keterangan kepada pers, karena menurutnya, hal itu bisa mempengaruhi psikologi rakyat Indonesia.
"Walaupun itu fitnah, itu kalau kita tahu di hati kita bahwa itu tidak benar, tapi itu jadi waspada bagi kita. Ya, jadi saudara-saudara, saya percaya dengan bukti, evidence based. Itu cara bekerja saya," sambungnya.
Membuktikan dengan Tindakan Nyata
Prabowo menegaskan bahwa rakyat Indonesia hanya percaya pada bukti. Ia mengatakan bahwa kehadiran para menteri dan pejabat di daerah bencana adalah untuk melihat, mencatat, mengerti, dan mengambil keputusan, bukan untuk berwisata.
"Rakyat Indonesia hanya percaya dengan bukti. Bukti, kita sekarang dalam langkah membuktikan. Jadi kalau ada menteri-menteri pejabat turun, itu dia tidak turun untuk wisata, dia datang, iya melihat, mencatat, mengerti, mengambil keputusan," tegasnya lagi.
Fokus pada Solusi dan Tindakan Cepat
Dengan kunjungan langsung, pemerintah pusat berharap dapat mempercepat proses identifikasi masalah dan penyaluran bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana. Prabowo menekankan bahwa tujuan utama dari kunjungan ini adalah untuk memastikan bahwa pemerintah dapat memberikan respons yang cepat dan tepat sasaran terhadap kebutuhan mendesak di lapangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow