Contoh Soal Usaha Fisika SMP SMA dan Pembahasannya
Contoh soal usaha merupakan instrumen penting bagi siswa untuk memahami bagaimana interaksi antara gaya dan perpindahan terjadi dalam ruang lingkup mekanika klasik. Dalam ilmu fisika, istilah usaha memiliki definisi yang jauh lebih spesifik dibandingkan dengan penggunaan kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman mendalam mengenai Entitas Usaha akan mempermudah Anda dalam menguasai topik turunan lainnya seperti energi kinetik, energi potensial, dan hukum kekekalan energi mekanik.
Secara fundamental, usaha didefinisikan sebagai hasil kali antara komponen gaya yang searah dengan perpindahan dengan besarnya perpindahan itu sendiri. Artikel ini akan mengupas tuntas berbagai variasi soal, mulai dari tingkat dasar hingga tingkat lanjut yang melibatkan sudut (teta) serta hubungannya dengan perubahan energi. Dengan mempelajari materi ini, diharapkan pembaca mampu melakukan perhitungan matematis secara presisi sesuai dengan standar kurikulum pendidikan sains.

Konsep Dasar dan Rumus Usaha dalam Fisika
Sebelum masuk ke dalam daftar contoh soal usaha, sangat krusial bagi kita untuk meninjau kembali variabel-variabel yang membentuk besaran ini. Usaha adalah besaran skalar, namun dihasilkan dari perkalian titik (dot product) antara dua besaran vektor, yaitu gaya dan perpindahan. Satuan internasional (SI) untuk usaha adalah Joule (J), yang setara dengan satu Newton meter (N.m).
Persamaan matematis umum yang digunakan adalah:
W = F . s . cos(θ)
Dalam rumus tersebut, W melambangkan Usaha (Work), F melambangkan Gaya (Force), s melambangkan Perpindahan (Space/Displacement), dan θ adalah sudut yang terbentuk antara arah gaya dengan arah perpindahan benda. Jika gaya yang diberikan searah dengan perpindahan, maka nilai sudutnya adalah 0 derajat, sehingga cos(0) bernilai 1. Hal ini menyederhanakan rumus menjadi W = F . s.
Kumpulan Contoh Soal Usaha Tingkat Dasar
Berikut adalah beberapa simulasi kasus yang sering muncul dalam ujian sekolah maupun kompetisi sains tingkat menengah. Fokus utama pada bagian ini adalah penggunaan Rumus Usaha sederhana pada lintasan horizontal tanpa hambatan gesek yang signifikan.
1. Menghitung Usaha pada Benda yang Ditarik Horizontal
Sebuah balok kayu diletakkan di atas lantai yang licin. Balok tersebut kemudian ditarik oleh seorang siswa dengan gaya sebesar 50 Newton secara horizontal. Jika balok tersebut berpindah sejauh 5 meter, berapakah usaha yang dilakukan oleh siswa tersebut?
Pembahasan:
- Diketahui F = 50 N
- Diketahui s = 5 m
- Karena gaya searah dengan perpindahan, maka θ = 0
- W = F . s
- W = 50 N . 5 m = 250 Joule
Jadi, besar usaha yang dilakukan adalah 250 Joule. Soal ini menguji pemahaman paling dasar mengenai hubungan linear antara gaya dan jarak tempuh.
2. Menentukan Perpindahan dari Nilai Usaha
Dalam sebuah eksperimen fisika, sebuah gaya konstan sebesar 20 Newton melakukan usaha sebesar 100 Joule pada sebuah benda. Berapakah jarak perpindahan yang dialami benda tersebut?
Pembahasan:
- Diketahui W = 100 J
- Diketahui F = 20 N
- W = F . s => s = W / F
- s = 100 J / 20 N = 5 meter
Hasil perhitungan menunjukkan bahwa benda berpindah sejauh 5 meter akibat gaya yang diberikan.

Contoh Soal Usaha dengan Sudut Kemiringan
Pada kenyataannya, gaya tidak selalu diberikan sejajar dengan lintasan. Seringkali gaya membentuk sudut tertentu, seperti saat seseorang menarik koper dengan tangkai yang miring. Di sinilah peran trigonometri (cosinus) menjadi sangat penting dalam menentukan Entitas Gaya yang efektif melakukan usaha.
3. Gaya yang Membentuk Sudut 60 Derajat
Sebuah kotak ditarik dengan gaya 100 N yang membentuk sudut 60 derajat terhadap arah horizontal. Jika kotak bergeser sejauh 10 meter, tentukan usaha yang dilakukan gaya tersebut!
Pembahasan:
- F = 100 N
- s = 10 m
- θ = 60 derajat (cos 60 = 0,5)
- W = F . s . cos(60)
- W = 100 . 10 . 0,5 = 500 Joule
Melalui contoh soal usaha ini, terlihat bahwa hanya komponen horizontal dari gaya (F cos θ) yang berkontribusi pada usaha, sedangkan komponen vertikalnya tidak menghasilkan perpindahan.
Hubungan Usaha dengan Perubahan Energi Kinetik
Google NLP sering mengaitkan entitas usaha dengan Energi Kinetik karena adanya Teorema Usaha-Energi. Teorema ini menyatakan bahwa usaha total yang dilakukan oleh gaya netto pada sebuah benda sama dengan perubahan energi kinetik benda tersebut.
4. Perubahan Kecepatan pada Benda Berpindah
Sebuah benda bermassa 2 kg sedang bergerak dengan kecepatan 2 m/s. Kemudian benda tersebut diberi gaya sehingga kecepatannya berubah menjadi 6 m/s. Berapakah usaha total yang bekerja pada benda tersebut?
Pembahasan:
Gunakan rumus W = ΔEk = 1/2 . m . (v2^2 - v1^2)
- m = 2 kg
- v1 = 2 m/s
- v2 = 6 m/s
- W = 1/2 . 2 . (6^2 - 2^2)
- W = 1 . (36 - 4) = 32 Joule
Pola soal seperti ini sangat populer dalam ujian seleksi masuk perguruan tinggi karena menghubungkan konsep dinamika dan energi secara simultan.

Menghitung Usaha Melalui Grafik F-s
Selain menggunakan rumus aljabar, usaha juga dapat dicari melalui representasi grafis. Jika Anda diberikan grafik yang menghubungkan sumbu Y (Gaya) dan sumbu X (Perpindahan), maka usaha adalah luas daerah yang terbentuk di bawah garis grafik tersebut.
5. Luas Daerah di Bawah Kurva
Jika sebuah grafik F-s membentuk bangun trapesium dengan tinggi 10 N, alas bawah dari 0-8 meter, dan alas atas dari 2-6 meter, berapakah usahanya?
Pembahasan:
- Bangun: Trapesium
- Jumlah sisi sejajar = (8 - 0) + (6 - 2) = 8 + 4 = 12
- Tinggi = 10
- Luas = 1/2 * jumlah sisi sejajar * tinggi
- W = 1/2 * 12 * 10 = 60 Joule
Tips Efektif Mengerjakan Soal Fisika
Untuk menguasai contoh soal usaha, diperlukan ketelitian dalam membaca soal. Berikut adalah beberapa poin kunci yang perlu diperhatikan:
- Identifikasi Arah Gaya: Pastikan apakah gaya searah, berlawanan, atau tegak lurus dengan perpindahan. Ingat, gaya yang tegak lurus (90 derajat) melakukan usaha nol.
- Perhatikan Satuan: Pastikan massa dalam kg, kecepatan dalam m/s, dan perpindahan dalam meter sebelum menghitung.
- Gaya Gesek: Jika lantai kasar, usaha oleh gaya gesek bernilai negatif karena arahnya berlawanan dengan gerak benda.
- Analisis Energi: Jika soal tidak memberikan nilai gaya namun memberikan data kecepatan atau ketinggian, gunakan pendekatan energi.
Sebagai kesimpulan, pemahaman terhadap contoh soal usaha merupakan pondasi dasar dalam mekanika. Dengan menguasai variasi rumus W = Fs, penggunaan sudut, hingga teorema energi, Anda akan lebih mudah menyelesaikan persoalan fisika yang lebih kompleks di masa depan. Teruslah berlatih dengan angka yang berbeda untuk memperkuat intuisi matematis Anda dalam memahami fenomena alam ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow