Cara Ternak Burung Kenari Mudah Bagi Pemula Supaya Cuan

Cara Ternak Burung Kenari Mudah Bagi Pemula Supaya Cuan

Smallest Font
Largest Font

Cara ternak burung kenari merupakan salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan bagi para pecinta unggas maupun masyarakat umum yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan. Burung kenari dikenal luas karena memiliki suara kicauan yang merdu serta variasi warna bulu yang sangat indah sehingga permintaan pasar terhadap burung ini selalu stabil setiap tahunnya. Bagi Anda yang baru memulai, memahami teknik dasar dalam budidaya sangatlah krusial agar burung dapat berproduksi secara maksimal dan terhindar dari berbagai kendala kesehatan.

Kesuksesan dalam menjalankan cara ternak burung kenari tidak hanya bergantung pada keberuntungan semata melainkan pada konsistensi perawatan dan pemahaman mendalam mengenai siklus hidup burung tersebut. Artikel ini akan membahas secara mendalam langkah demi langkah yang harus dilakukan mulai dari persiapan sarana hingga manajemen pasca penetasan telur. Dengan menerapkan standar operasional yang tepat, Anda bisa menghasilkan burung kenari berkualitas lomba yang memiliki nilai jual sangat tinggi di pasaran nasional.

Persiapan Kandang Dan Peralatan Ternak

Langkah awal yang paling menentukan dalam cara ternak burung kenari adalah menyediakan tempat tinggal yang nyaman. Kandang atau sangkar yang digunakan harus memiliki ukuran yang proporsional agar burung bisa bergerak aktif dan tidak mudah stres. Gunakanlah kandang burung berbahan kawat atau kayu yang kuat dengan sirkulasi udara yang lancar serta pencahayaan matahari yang cukup namun tidak terlalu terik secara langsung.

kandang burung
Desain kandang yang bersih dan fungsional mendukung produktivitas burung kenari

Beberapa peralatan pendukung yang wajib tersedia di dalam kandang antara lain:

  • Tempat pakan dan minum yang mudah dibersihkan setiap hari.
  • Tangkringan atau kayu bertengger untuk tempat beristirahat dan kawin.
  • Kotak sarang atau serat kayu untuk tempat indukan bertelur.
  • Lampu pemanas cadangan jika suhu lingkungan terlalu dingin saat malam hari.
"Kualitas lingkungan kandang adalah faktor 70 persen penentu keberhasilan dalam penetasan telur burung kicau di daerah tropis."

Pastikan lokasi penempatan kandang jauh dari kebisingan yang ekstrem seperti suara kendaraan bermotor yang keras atau gangguan hewan predator seperti kucing dan tikus. Lingkungan yang tenang akan membuat indukan berkualitas merasa aman untuk memulai proses reproduksi mereka tanpa rasa takut yang berlebihan.

Memilih Indukan Burung Kenari Unggul

Pemilihan indukan adalah fondasi utama dalam cara ternak burung kenari yang sukses. Anda harus mampu membedakan antara pejantan dan betina serta memastikan keduanya sudah memasuki usia produktif. Pejantan yang baik biasanya sudah rajin berkicau dengan suara yang lantang dan memiliki gerakan yang sangat lincah, sedangkan betina yang siap kawin biasanya mulai menunjukkan perilaku menyusun sarang.

Kriteria pemilihan indukan berkualitas mencakup aspek fisik dan mental burung. Pastikan burung tidak memiliki cacat fisik pada kaki atau sayap, matanya terlihat jernih, dan bulunya rapi tidak kusam. Usia ideal untuk memulai perkawinan biasanya adalah minimal 8 bulan untuk betina dan sekitar 12 bulan untuk pejantan agar organ reproduksi mereka sudah terbentuk dengan sempurna dan kuat.

indukan berkualitas
Memilih indukan yang sehat adalah kunci utama dalam menghasilkan keturunan yang unggul

Selalu periksa kesehatan area kloaka atau dubur burung. Jika terlihat bersih dan kemerahan itu menandakan burung dalam kondisi birahi yang stabil. Sebaliknya jika terdapat kotoran yang menempel itu bisa menjadi indikasi adanya gangguan pencernaan yang harus segera diobati sebelum proses penjodohan dimulai dalam cara ternak burung kenari ini.

Tahapan Penjodohan Dan Proses Perkawinan

Setelah mendapatkan pasangan yang tepat langkah berikutnya dalam cara ternak burung kenari adalah proses perkenalan atau penjodohan. Jangan langsung menyatukan kedua burung dalam satu kandang secara mendadak karena bisa memicu perkelahian yang berujung pada cedera serius. Dekatkan kedua sangkar mereka selama beberapa hari agar saling mengenal dan menunjukkan tanda-tanda ketertarikan satu sama lain.

Tanda penjodohan berhasil adalah ketika pejantan mulai menyuapi betina dari sela-sela jeruji sangkar. Jika fenomena ini sudah terlihat maka Anda dapat menyatukan mereka dalam satu kandang besar saat sore hari. Pantau terus interaksi keduanya selama beberapa jam pertama untuk memastikan tidak ada agresi yang berlebihan. Proses perkawinan biasanya akan terjadi secara alami saat pagi hari ketika energi burung sedang berada di puncak maksimal.

Manajemen Pengeraman Telur

Setelah proses perkawinan sukses burung betina akan mulai bertelur dalam waktu 7 hingga 10 hari. Secara umum burung kenari akan menghasilkan 3 sampai 5 butir telur dalam satu siklus. Penting bagi peternak untuk memberikan ketenangan total selama masa pengeraman yang berlangsung kurang lebih 14 hari. Gangguan yang terlalu sering dapat menyebabkan betina stres dan meninggalkan telurnya begitu saja.

Perawatan Telur Serta Pakan Anakan Kenari

Ketika telur akhirnya menetas tugas peternak dalam cara ternak burung kenari beralih pada pemberian nutrisi yang intensif. Indukan membutuhkan asupan energi ekstra untuk menyuapi anak-anaknya yang masih lemah. Gunakan pakan kenari yang kaya akan protein seperti telur puyuh rebus, kroto segar, serta sayuran hijau seperti sawi atau selada untuk membantu pertumbuhan tulang dan bulu anakan.

anakan kenari
Pemberian pakan berkualitas tinggi mempercepat pertumbuhan anakan kenari pasca menetas

Berikut adalah daftar pakan harian yang disarankan untuk indukan yang sedang meloloh:

  • Biji-bijian mix kualitas tinggi yang mengandung millet dan canary seed.
  • Bubur bayi instan yang dicampur dengan air hangat untuk tambahan vitamin.
  • Tulang sotong sebagai sumber kalsium alami yang sangat baik.
  • Air minum yang selalu diganti minimal dua kali dalam sehari.

Perlu diperhatikan bahwa kebersihan dasar kandang saat ada anakan kenari harus dijaga dengan ekstra hati-hati. Hindari membersihkan kotoran dengan gerakan yang mengagetkan indukan. Gunakan alas koran atau kain yang mudah diganti agar amonia dari kotoran tidak mengganggu pernapasan anak burung yang masih sangat sensitif terhadap polusi udara di sekitarnya.

Pemisahan Anakan Dari Indukan

Anakan burung biasanya sudah bisa mulai belajar makan sendiri saat menginjak usia 25 hingga 30 hari. Pada tahap ini Anda bisa memisahkan mereka ke kandang pembesaran khusus. Pastikan di kandang baru tersebut tersedia pakan yang lunak karena paruh mereka belum cukup kuat untuk memecah biji-bijian yang keras. Proses pemisahan ini juga bertujuan agar indukan betina bisa beristirahat sejenak sebelum memulai siklus produksi berikutnya dalam cara ternak burung kenari.

Secara keseluruhan kunci dari keberhasilan bisnis ini adalah kesabaran dan ketelitian dalam mengamati setiap perubahan perilaku burung. Dengan mengikuti panduan cara ternak burung kenari yang benar ini Anda berpotensi besar untuk menjadi peternak sukses yang mampu mencetak burung-burung juara dengan nilai ekonomi yang sangat menggiurkan bagi kesejahteraan keluarga Anda di masa depan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow