Prabowo Targetkan 15.000 Huntara untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Presiden Prabowo Subianto menargetkan pembangunan 15.000 unit Rumah Hunian Danantara (Huntara) bagi warga Aceh Tamiang yang terdampak banjir, dengan 600 unit pertama siap diserahkan pada pekan depan. Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi hunian yang layak dan permanen bagi korban banjir.
Target dan Jadwal Pembangunan Huntara
Sebanyak 15.000 rumah Huntara yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) ditargetkan selesai dan diberikan kepada warga terdampak banjir di Aceh Tamiang pada Maret 2026. Pembangunan Huntara ini telah dimulai sejak Rabu (24/12).
Tahap Awal Penyerahan 600 Unit
Pada tahap awal, Prabowo berencana memberikan 600 rumah pertama pada Kamis (8/1). Hunian ini akan dilengkapi dengan fasilitas umum dan sosial seperti klinik, taman bermain, akses internet, dan listrik gratis.
Apresiasi Prabowo terhadap Pembangunan Huntara
"Danantara Indonesia membuktikan kita bisa membangun 600 hunian dengan cepat. Semua pihak telah bekerja dengan gemilang," kata Prabowo dalam keterangan resmi, Kamis (1/1).
Penjelasan CEO Danantara tentang Huntara
CEO Danantara, Rosan Roeslani, menjelaskan bahwa rumah modular yang dibangun bukan solusi jangka pendek. Menurutnya, hunian yang diberikan merupakan rumah permanen dengan kualitas dan keberlanjutan yang diperhatikan.
"Hunian ini menjadi jembatan penting menuju fase hunian permanen dan pemulihan ekonomi masyarakat," kata Rosan.
Lokasi dan Pihak yang Terlibat dalam Pembangunan
Rumah gratis ini dibangun di atas lahan yang diberikan oleh PT Perkebunan Nusantara III. Tujuh BUMN Karya terlibat dalam proses konstruksi yang dipimpin oleh PT Hutama Karya.
Dukungan PLN dan Telkom
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan PT Telkom Indonesia akan menyediakan listrik dan jaringan internet gratis di lingkungan perumahan tersebut.
Peran Bank BUMN
Lima bank milik negara memberikan dukungan pembiayaan dan kebutuhan logistik selama masa konstruksi.
Kerusakan Akibat Banjir di Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang, Armia Fahmi, mencatat bahwa jumlah rumah yang terdampak banjir pada akhir November 2025 mencapai 37.888 unit. Data ini masih dinamis dan jumlah rumah terdampak banjir dapat bertambah.
Rincian Kerusakan Rumah
Total rumah yang habis tersapu banjir mencapai 4.839 unit. Sebanyak 8.509 rumah tercatat rusak berat. Mayoritas rumah terdampak banjir dikategorikan rusak ringan, dengan 9.366 unit rumah tercatat rusak sedang.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow