Diskon Tarif Listrik 2026 Bergantung Kondisi Ekonomi, Ini Kata Menkeu

Diskon Tarif Listrik 2026 Bergantung Kondisi Ekonomi, Ini Kata Menkeu

Smallest Font
Largest Font

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa keberlanjutan diskon tarif listrik pada tahun 2026 akan sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Indonesia saat itu. Kebijakan ini masih dalam pertimbangan dan menunggu perkembangan ekonomi nasional.

Belum Ada Usulan Resmi

Purbaya mengakui bahwa hingga saat ini, belum ada usulan resmi yang dia terima terkait pemberian diskon tarif listrik. Pemerintah akan terus memantau perkembangan ekonomi dan menerima masukan dari berbagai pihak.

"Sampai sekarang belum ada usulan, nanti kita lihat seperti apa masukannya," ujar Purbaya saat konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (31/12/2025).

Ekonomi Kencang, Diskon Tak Diperlukan

Menurut Purbaya, jika ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif dan pertumbuhan yang kuat, maka diskon tarif listrik mungkin tidak lagi diperlukan. Fokus pemerintah adalah memastikan ekonomi tetap stabil dan berkembang.

"Jadi, kalau ekonominya sudah lari mah nggak usah. Nanti Anda doain aja saya kerjanya benar, sehingga ekonominya bagus," imbuhnya.

Riwayat Diskon Tarif Listrik

Sebelumnya, pemerintah telah memberikan diskon tarif listrik sebagai stimulus ekonomi. Kebijakan ini diterapkan dalam beberapa periode untuk meringankan beban masyarakat.

Diskon Awal Tahun 2025

Pada 1 Januari 2025, pemerintah memberikan diskon tarif listrik sebesar 50%.

Diskon Pertengahan Tahun 2025

Kemudian, diskon tarif listrik 50% kembali diberlakukan pada Juni 2025 dan berlangsung selama dua bulan.

Faktor Penentu Kebijakan 2026

Keputusan terkait diskon tarif listrik 2026 akan sangat bergantung pada kinerja ekonomi Indonesia. Pemerintah akan mempertimbangkan berbagai faktor sebelum mengambil keputusan.

Pertumbuhan Ekonomi

Jika pertumbuhan ekonomi stabil dan kuat, diskon mungkin tidak diperlukan.

Kondisi Keuangan Negara

Kondisi APBN juga akan menjadi pertimbangan utama dalam memutuskan keberlanjutan diskon tarif listrik.

Masukan dari Stakeholder

Pemerintah akan terus menerima masukan dari berbagai pihak terkait kebijakan tarif listrik.

Harapan Pemerintah

Pemerintah berharap ekonomi Indonesia terus membaik sehingga kebijakan-kebijakan stimulus seperti diskon tarif listrik tidak lagi diperlukan. Fokus utama adalah menjaga stabilitas dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow